Posts

Showing posts from June, 2019

Jangan Sekali-kali Menyimpang Dari Panggilan dan Ketetapan Tuhan

1 Raja-Raja 11:1-13 Salomo, raja yang sangat hebat, banyak kelebihan, penuh dengan hikmat, banyak harta, kerajaan yang luas dan kuat, walaupun sudah seperti itu kita akan melihat suatu hal yang membuat Raja Salomo ini gagal dalam mengikuti Allah yang mengangkat dia menjadi raja atas Israel. Sebelum kita jauh belajar dari perikop yang kita sudah baca tadi, kita mau melihat “criteria/standar” yang dikatakan Allah untuk raja Israel. Syarat pertama adalah jangan mengangkat raja yang bukan dari umat Israel sendiri, yang kedua raja yang diurapi dan dipilih Tuhan itulah raja yang harus diangkat... Ulangan 17:16-17 – Allah sebenarnya memberikan firman ini kepada Musa, jauh sebelum Israel mengangkat raja pertama yang akan memerintah atas mereka. Jumat kemarin kita merenungkan bagaimana hikmat Salomo itu membuat pemimpin bangsa lain kagum, sekarang pertanyaannya, apakah Salomo sebagai raja melakukan apa yang dipertintahkan Allah? -     Ulangan 17:16 Hanya, janganlah ia memel...

Kehidupan Yang Tidak Berkenan Kepada Allah Bagai Ikat Pinggang Yang Lapuk

Image
Yeremia 13:1-11 Siapa yang pakai ikat pinggang disini? Menggunakan ikat pinggang sangat menolong kita kalau celana kita agak longgar. Juga ikat pinggang memberikan rasa percaya diri kalau di tempat-tempat umum. Dalam konteks Yeremia, Allah menggunakan ikat pinggang lenan untuk menyatakan kehendak-Nya kepada umat Isreal. Penjelasan dari maksud Allah memakai ikat pinggang lenan sebagai alat untuk menyatakan kehendak-Nya kepada Umat Israel, kita bisa lihat ayat 11. Ay. 11 Israel bagaikan/seumpama ikat pinggang bagi Allah yang terus melekat pada pinggang-Nya. Pelajaran dari ikat pinggang yang lapuk adalah gambaran kehidupan Israel yang gagal, yang rusak (ayat. 9 &10) dikatakan disana: “Bangsa yang jahat ini, yang enggan mendengarkan perkataan-perkataan-KU. Yang mengikuti kedegilan hatinya, dan mengkuti allah lain untuk beribadah dan menyembahnya.”            Ikat pinggang kalau sudah rusak tidak ada gunanya lagi selain dibuang. Begitulah ...

Kasih Karunia Allah melalui Persembahan Misi

Filipi 1:3-11         Surat Filipi ditulis oleh Paulus untuk memberikan semangat kepada Jemaat Filipi sebagai warga negara surga. Jemaat pertama yang Paulus dirikan (bersama rekan sekerjanya yang lain) di Eropa (KPR 16:6-40), sekarang bagian Yunani, petobat pertama adalah Lydia. Kemungkinan besar Jemaat Filipi dikunjungi Paulus beberapa kali dalam Perjalanan Misi ke-2 dan 3, dan secara aktif mendukung pelayanan misi secara teratur dan tetap. Paulus sangat bersyukur atas dukungan dari Jemaat Filipi, Paulus ada di penjara di Roma, mereka bisa saja memberhentikan dukungan namun mereka tidak lakukan itu, mereka setia walau Paulus ada di kondisi seperti itu. Topik “dana” adalah hal yang sensitif, kita akan melihat bagaimana KK Allah menyertai mereka yang rela berkorban memberikan persembahan misi untuk memajukan Kerajaan Allah (misi). Mari kita melihat mereka dengan memakai kacamata Paulus: Ayat 3-5 >> Mengucap syukur kepada Alla...