Memberitakan Yesus Kristus Yang Telah Bangkit


1 Korintus 15:1-11

Seberapa pentingkah memberitakan Yesus Kristus yang telah bangkit? Jawabannya: Penting sekali. Mengapa? Menyangkut hidup dan mati orang banyak. Ada hubungannya dengan kepastian masuk surga. Bagaimana mungkin orang yang percaya Yesus masuk surga, kalau Yesus Kristus tidak bangkit dari kematian.

1 Kor. 15: 17 “Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosa.”  Maka pemberitaan tentang Yesus Kristus yang telah bangkit adalah: harga mati tidak boleh tidak diberitakan.
Ay. 1. (Bangsa-bangsa dipanggil dan dikuduskan dalam Kristus). Ada sebutan “saudara-saudara”. Kepada siapa ditujukan surat ini? 1 Kor. 1:2 “Kepada Jemaat Allah di Korintus, yaitu mereka yang dikuduskan dalam Kristus dan dipanggil menjadi orang-orang Kudus... itu berarti jemaat di Korintus yang dipanggil dan dikuduskan oleh Allah, adalah orang kafir bangsa Yunani. Kota Korintus adalah salah satu kota paling tua dan paling terkemuka di Yunani, terletak kira-kira 5 km di sebelah barat daya kota Korintus modern. Tetapi Allah mengasihi mereka sama seperti Allah mengasihi bangsa Israel. Mereka adalah orang dari bangsa Yunani yang percaya kepada Tuhan Yesus melalui pemberitaan Injil oleh Rasul Paulus, ini juga yang mendorong kita memiliki semangat pantang menyerah memberitakan Injil kepada bangsa lain.
Ay. 2. (Keselamatan hanya melalui Injil Yesus Kristus). Keterangan dari surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus adalah bersifat MENGINGATKAN apa yang mereka telah terima dari Injil. Bahwa oleh Injil Tuhan Yesus kamu diselamatkan.
Roma 1: 16 “Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: ‘Orang benar akan hidup oleh iman’”. Kita hidup dan diselamatkan hanya karena Injil Yesus Kristus yang kita terima.
Paulus mengingatkan jemaat di Korintus, bahwa kalau kamu diselamatkan bukan karena perbuatan baikmu, tetapi karena Injil yang diberitakan.
 Efesus 2:8 juga mengatakan hal yang sama: “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri”.
Masih ayat 2 ...asal kamu teguh berpegang padanya/ kepada Injil itu, maka kamu akan diselamatkan. Kecuali kalau kamu telah sia-siakan / kamu telah gagal menjadi percaya. Berarti ada kemungkinan jemaat Allah di Korintus tidak teguh kepada Injil yang telah memberikan mereka kepastian akan keselamatan. Itu di sia-siakan / gagal dipelihara.

Paulus pernah menuliskan suratnya kepada Jemaat di Filipi.
Filipi 2:12 “Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir.”
Keselamatan melalui Injil Yesus Kristus diibaratkan sebuah HADIAH, yang diberikan kepada setiap orang bukan karena telah bekerja keras, sehingga layak menerima hadiah itu melainkan berdasarkan kasih karunia Allah semata-mata.
Persoalannya sekarang pada waktu hadiah itu diberikan, kita menjaganya dengan baik, merawatnya dengan baik atau kita buang dan menjadikan hadiah itu sia-sia. Tentu saja kalau kita tahu hadiah itu begitu special bagi kita tentu kita akan menjaga dan merawatnya, tetapi kalau kita berpikir hadiah itu tidak special dan tidak berguna pasti akan disia-siakan.
Jangan sampai kita berpikir seperti ini: Saya sudah selamat, sekali selamat tetap selamat. Jadi karena saya tahu pasti selamat tidak perlu hidup kudus, tidak perlu ke gereja, tidak perlu membaca Alkitab tidak perlu terlibat pelayanan di gereja apalagi terlibat memberi persembahan misi ke luar negeri. Seperti inikah ciri orang yang sudah diselamatkan Tuhan? TIDAK! Orang yang tahu berterimakasih kepada Allah adalah orang yang mengerjakan keselamatan yang diterimanya dengan jalan melakukan apa yang baik dan berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Berbuat baik bukan untuk menambahkan supaya kita selamat, kita berbuat baik sebagai rasa syukur kita kepada Allah yang telah menyelamatkan kita.
Ay.3. (Berita tentang Yesus Kristus yang mati, dikuburkan dan telah bangkit harus diberitakan). Paulus ingin mempertegas kembali keyakinan mereka tentang Yesus Kristus yang diberitakan Paulus dalam Injil. Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu:
1.      Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai Kitab Suci.
2.      Ia telah dikuburkan.
3.      Bahwa Ia telah dibangkitkan pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci.
Kalau memberitakan Yesus yang mati di kayu salib, banyak orang tahu peristiwanya. Karena banyak saksi mata: murid-murid, Pilatus, dan penjaga-penjaga dan orang-orang yang meminta Yesus disalibkan menyaksikan kematiannya.
Kalau memberitakan Yesus dikuburkan banyak saksi mata: Yusuf Arimatea datang kepada Pilatus untuk menurunkan mayat Yesus dan membawa di kuburan yang dibuatnya. Juga Nikodemus yang pernah bertemu dengan Tuhan Yesus pada malam hari, hadir pada waktu Yesus dikuburkan. (Yoh. 19:38-39)
Tetapi bagaimana kalau memberitakan Yesus Kristus yang telah bangkit dari antara orang mati. Masih banyak orang yang ragu-ragu dan bahkan tidak percaya kalau Tuhan Yesus telah bangkit.
 Apa alasan banyak orang tidak percaya akan kebangkitan Yesus?  (Matius 28:11-15) Mahkamah Agama telah bersepakat menutup kebenaran tentang kebangkitan Yesus, dengan membayar sejumlah uang kepada serdadu-serdadu yang menyaksikan kebangkitan Yesus, dengan mengatakan: “bahwa murid-murid Tuhan Yesus datang mencuri-Nya pada waktu kamu sedang tidur”. Kebohongan imam-imam kepala telah menjadi suatu kebenaran kepada dunia bahwa Yesus tidak bangkit tetapi dicuri murid-murid-Nya. Kebohongan ini harus kita lawan dengan pergi memberitakan Injil bahwa Yesus Telah Bangkit.

Saksi-saksi Kebangkitan Yesus
-       Malaikat yang turun dari Sorga (ayat 2)
-       Maria Magdalena dan Maria lain (ayat 9)
-       Penjaga-penjaga / serdadu-serdadu (ayat 4)
-       Imam-imam kepala , menerima berita dari serdadu2 (ayat 11)

Pertanyaan untuk Dijawab:
1.      Siapa yang bertanggung-jawab untuk memberitakan Yesus Krsitus yang kebenarannya ditutup oleh mahkamah agama Yahudi? KPR 1:8
2.      Siapa yang bertanggung-jawab memfasilitasi pemberitaan kebangkitan Yesus Kristus? Roma 10:14-15. Gereja harus menjadi kendaraan Allah di bumi supaya berita kebangkitan Yesus sampai kepada segala bangsa.
3.      Kepada siapa berita kebangkitan Yesus Kristus disampaikan? Wahyu 5:9. Jadi kurang pas kalau orang Kristen/Gereja tidak memberitakan kebangkitan Yesus kepada tiap-tiap suku, kaum, bahasa dan bangsa.
Dari Kejadian sampai Wahyu hanya ada satu kerinduan Allah bahwa segala bangsa harus menyembah Tuhan Yesus Kristus yang telah bangkit dari kematian.

Comments

Popular posts from this blog

Perubahan Status dari Hamba menjadi Sahabat Allah untuk Misi Sedunia

Kasih Karunia Allah melalui Persembahan Misi

Kehidupan Yang Tidak Berkenan Kepada Allah Bagai Ikat Pinggang Yang Lapuk